Episode

Blusukan Hutan Tenjo

Minggu, 22 Jan 2018

2 Pria di Jalur Kubangan

Dari St. Cilejit menuju Jl. Raya Batok lalu ke Barat. Tidak jauh dari situ trabas ke Selatan dan langsung bertemu jalur ini. Berbekal pengalaman navigasi ala kadarnya, kami sudah memiliki ekspektasi akan hal ini.

Awal gowes kami yang kurang bersahabat. Saat start langsung dipertemukan dengan jalur kubangan yang sayang sekali untuk dilewatkan. Sepatu pun kuyup bercampur lumpur yang nantinya menjadi teman setia dalam setiap kayuhan sepeda.

Jalur yang mayoritas terbuat dari tanah ditambah hujan badai semalaman, maka lengkaplah sudah kombinasi untuk membuat ban menjadi donat. 

Namun, hal itu tidak mengurangi antusias kami untuk tetap menerabas rute Hutan Tenjo. Sedari awal kami berencana menempuh jarak 15 Km dari total track yang ada. Namun karena kondisi dan waktu yang tidak memungkinkan, akhirnya kami memutuskan untuk mengambil jalan pintas

Menembus Batas Alas

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang. Namun kami masih belum menemukan jalan keluar untuk pulang. Dengan motivasi dan semangat yang masih tersisa, perjalanan kami pun tetap berlanjut hingga pada akhrinya kami bertemu sawah yang cukup luas. 

Sepeda pun tak dapat lagi dilaju. Untuk melanjutkan perjalanan, terpaksa kami panggul. Berat sepeda yang semula hanya 15 Kg naik drastis karena tumpukan tanah yang menempel pada ban dan frame sepeda.

Pada pukul 12:00 kami akhirnya kembali ke titik kumpul yaitu di St. Cilejit. Masih ada rasa penasaran akan track Hutan Tenjo yang baru 10% dijamah. Kondisi cuaca dan track yang memang tidak memungkinkan kami untuk lanjut. Mungkin pada lain kesempatan, khususnya pada bulan Juni, saya akan kembali menerabas track ini.

https://www.strava.com/activities/1367266135